PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, turut mendampingi Komisi II DPRD Kalteng dalam sebuah kunjungan kerja strategis ke lokasi persemaian PT Adaro Indonesia di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya legislatif untuk mendalami praktik-praktik pengelolaan lingkungan dan rehabilitasi lahan pasca-tambang yang diterapkan oleh perusahaan besar.

Rombongan Komisi II DPRD Kalteng, yang memiliki fokus pada bidang ekonomi dan sumber daya alam, bersama Junaidi, secara langsung meninjau fasilitas persemaian modern milik PT Adaro Indonesia.

Mereka mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai berbagai jenis bibit tanaman lokal yang dikembangkan, teknik-teknik pembibitan yang inovatif, serta strategi perusahaan dalam mendukung program revegetasi dan konservasi keanekaragaman hayati di area operasionalnya.

Junaidi, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen PT Adaro Indonesia dalam menjalankan program rehabilitasi lingkungan yang berkelanjutan.

"Kami melihat langsung bagaimana PT Adaro Indonesia tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga serius dalam upaya mengembalikan fungsi ekologis lahan pasca-tambang. Ini adalah contoh baik yang patut ditiru," ujarnya, Senin, 6 Oktober 2025.

Menurut Junaidi, kunjungan ini sangat penting bagi DPRD Kalteng untuk memperkaya wawasan dan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan daerah terkait pertambangan dan lingkungan hidup.

"Pengalaman di sini akan menjadi masukan berharga bagi kami dalam menyusun regulasi yang lebih efektif untuk memastikan keberlanjutan lingkungan di Kalimantan Tengah," tambahnya.

Selain meninjau persemaian, rombongan juga berkesempatan berdialog dengan manajemen PT Adaro Indonesia mengenai tantangan dan inovasi dalam pengelolaan lingkungan pertambangan.

Diskusi tersebut mencakup upaya mitigasi dampak lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian alam.

Diharapkan, hasil dari kunjungan kerja ini dapat memberikan dorongan positif bagi peningkatan standar pengelolaan lingkungan di sektor pertambangan Kalimantan Tengah.

"DPRD Kalteng berkomitmen untuk terus mengawal implementasi program-program yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan praktik terbaik yang telah diamati di PT Adaro Indonesia," pungkasnya. (PATHUR/H)