BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran berharap Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) dapat menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-1 TBBR Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang.
Menurut Agustiar, kehadiran TBBR sangat penting dalam mendukung kebijakan yang berhubungan dengan hak-hak masyarakat adat dan keberlanjutan lingkungan.
Rakerwil menjadi wadah bagi TBBR untuk memperkuat organisasi serta mengonsolidasikan program kerja yang sejalan dengan pembangunan daerah.
Gubernur menilai organisasi adat seperti TBBR memiliki peran besar dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah perubahan sosial.
"Saya berharap TBBR dapat terus berkontribusi menjaga keharmonisan dan memperkuat peran masyarakat Dayak dalam pembangunan," ujar Agustiar Sabran di Palangka Raya, Selasa, 7 Oktober 2025.
Ia menegaskan pentingnya pelestarian adat dan budaya sebagai pondasi pembangunan Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/j)
Agustiar Sabran Harap TBBR Jadi Mitra Kritis Pemerintah
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
16.387 Personel Karhutla di Kalteng Dapat Jaminan Layanan Kesehatan Gratis
Komentar (0)
Memuat komentar…







