BORNEONEWS, Nanga Bulik – Lomba masak serba ikan tingkat Kabupaten Lamandau resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Kabupaten Lamandau, Friaraiyatini. Acara yang merupakan bagian dari peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 ini berlangsung di Aula BPKPD Lamandau pada Selasa, 7 Oktober 2025. Tujuannya, mendorong ekonomi kreatif berbasis kuliner ikan.
Friaraiyatini menjelaskan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan dan mempopulerkan keanekaragaman masakan berbahan baku ikan kepada masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari kampanye Gemar Makan Ikan (Gemarikan) serta edukasi tentang ikan sebagai sumber protein penting untuk kesehatan dan pencegahan stunting.
Lomba kali ini menampilkan kekayaan potensi perikanan Lamandau dan sekitarnya. Berbagai jenis ikan, mulai dari ikan sungai khas daerah seperti baung, patin, dan jelawat, hingga ikan laut segar seperti tenggiri, kakap, dan tuna, menjadi bahan utama kreasi para peserta.
Para peserta berlomba menyajikan hidangan inovatif yang menggugah selera. Variasi masakan yang disajikan sangat beragam, mulai dari olahan tradisional seperti gulai ikan, ikan bakar, dan pepes ikan, hingga kreasi modern seperti sushi ikan lokal, burger ikan, dan salad ikan. Setiap sajian menunjukkan kreativitas tinggi dalam mengolah bahan baku ikan.
Friaraiyatini berharap, melalui kegiatan semacam ini, angka konsumsi ikan masyarakat Lamandau akan terus meningkat.
"Kami ingin masyarakat Lamandau semakin menyadari manfaat ikan sebagai sumber protein utama yang penting untuk kesehatan dan kecerdasan, demi generasi penerus yang lebih baik," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Tiryan Kuderon, menambahkan bahwa pihaknya secara rutin memprogramkan kegiatan peringatan Harkannas, pemberian makanan berbahan dasar ikan kepada anak-anak sasaran stunting di posyandu, dan lomba masak serba ikan.
"Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan secara berkelanjutan," ujarnya.
Tiryan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau untuk berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045 dengan meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga melalui konsumsi produk perikanan.
"Dengan semakin beragamnya olahan ikan yang menarik, kami optimis masyarakat akan semakin tertarik untuk menjadikan ikan sebagai menu harian," pungkasnya. (NATALIA KRISTIN/y)









