SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Mariani mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kotim, khususnya Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP), atas respon cepat dalam memperbaiki Jalan S Parman, Sampit.

“Alhamdulillah, kami mengapresiasi langkah cepat Dinas Bina Marga yang langsung turun memperbaiki Jalan S Parman. Ini menunjukkan pemerintah tanggap terhadap aspirasi masyarakat,” ujar Mariani, Rabu, 8 Oktober 2025.

Sebelumnya masyarakat mengeluhkan banyaknya lubang di sepanjang ruas Jalan S Parman, yang kerap membahayakan pengendara, terutama saat malam hari atau hujan. Menindaklanjuti hal tersebut, UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas SDABMBKPRKP langsung melakukan pemeliharaan jalan sejak Senin, 6 Oktober 2025.

Koordinator Lapangan UPTD, Suhardiono, mengatakan pekerjaan di Jalan S Parman dilakukan setelah pihaknya menyelesaikan perbaikan di Jalan Pemuda.

“Kami langsung beralih ke Jalan S Parman karena tingkat kerusakannya cukup parah dan harus segera diperbaiki,” kata Suhardiono. 

Perbaikan jalan mencakup panjang sekitar 630 meter dengan lebar bervariasi antara 5 hingga 7 meter. Titik terparah berada di ruas antara simpang Jalan RA Kartini hingga simpang Masjid Baiturrahim.

“Kerusakan yang cukup berat kami tangani dengan sistem overlay tanpa menambah agregat, karena badan jalan masih bisa dipertahankan,” imbuhnya. 

Ia menambahkan, umur aspal di ruas tersebut sudah cukup lama dan aktivitas kendaraan berat dari arah Pelabuhan Sampit juga mempercepat kerusakan jalan. Meski begitu, pemerintah daerah berkomitmen melakukan pemeliharaan rutin untuk menjaga kelancaran mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Jalan S Parman termasuk jalur strategis di pusat kota dan menjadi akses pelajar menuju sekolah. Karena itu kami prioritaskan perbaikannya demi keamanan pengguna jalan,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)