PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat mengevakuasi seekor ular king cobra dari dalam kandang bebek milik warga di Desa Kumpai Batu Atas.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, saat dikonfirmasi pada Selasa, 8 Oktober 2025, menjelaskan bahwa laporan diterima 7 Oktober 2025 sekitar pukul 17.07 WIB dari seorang warga bernama Tri Sutrisno yang menemukan ular di dalam kandang bebeknya.

“Pelapor awalnya hendak memasukkan bebek ke kandang, namun terkejut ketika melihat seekor ular besar sudah berada di dalam kandang dan telah memangsa seekor bebek,” jelasnya.

Dwi menjelaskan setelah menerima laporan tersebut, tim piket Regu I Damkar langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 17.37 WIB. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan memastikan bahwa ular tersebut adalah jenis king cobra (Ophiophagus hannah) dengan panjang sekitar 3  meter.

“Proses evakuasi berlangsung sekitar 11 menit. Ular berhasil kami amankan menggunakan peralatan seperti grab stick dan hook, lalu dimasukkan ke dalam karung untuk selanjutnya dievakuasi dari lokasi,” jelasnya.

Dwi menambahkan, saat proses penanganan, kondisi cuaca di lokasi sempat gerimis, namun tidak menghambat petugas dalam melakukan penyelamatan.

"Kami bersyukur proses berjalan lancar tanpa kendala berarti dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Ular king cobra berhasil dievakuasi dengan aman dan situasi di lokasi kembali normal sekitar pukul 17.48 WIB,” jelasnya.

Dwi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan hewan liar, karena binatang berbisa seperti ular sering berpindah tempat mencari lokasi yang lebih kering atau sumber makanan.

“Jika masyarakat menemukan hewan berbahaya di sekitar rumah, jangan panik dan jangan mencoba menangani sendiri. Segera hubungi Damkar Kobar melalui nomor kontak kami yang terdapat pada akun media sosial resmi kami agar bisa kami tangani dengan aman,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)