PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menjadi perhatian Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Tandean Indra Bella. 

Tandean menyampaikan, program strategis nasional yang semuanya dikendalikan, dikerjakan oleh pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional.

"Ya, memang kita juga melihat di media-media memang ada banyak persoalan, ada banyak masalah yang memang memerlukan evaluasi dari berbagai pihak," kata Tandean, Rabu, 6 Oktober 2025.

Tandean mengatakan, Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden sangat konsen, berusaha dan bertekad untuk program ini tetap berjalan dengan catatan harus dievaluasi besar-besaran.

Menurut Tandean, di Pulau Pisau dan juga Kalteng pada umumnya ada beberapa kasus.

"Di Kalteng ada 27 siswa yang keracunan kemudian di Pulau Pisau juga ada beberapa keluhan, meski di Pulpis kejadian seperti itu, tidak terlalu mencuat, tapi ini menjadi bahan bagi pelaksana dalam hal ini SPPG untuk berbenah," pungkas Tandean. 

Tandean menegaskan, Daftar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pulpis supaya makanan yang disajikan itu betul-betul steril, higienis dan memenuhi standar yang sudah diterapkan atau ditetapkan.

"Yang saya dengar kan sekarang sudah ditetapkan bahwa SPPG wajib mengantongi sertifikat dan sebagainya," ujar Tandean. 

Ia berpesan, khususnya di Pulang Pisau agar diperhatikan betul-betul, jangan sampai terjadi kejadian seperti didaerah lain.

"Nanti kalau terjadi seperti di daerah-daerah lain kita juga kasihan dengan anak-anak kita, berharap makan yang bagus, makanannya bergizi, tapi nyatanya dapat makanan yang tidak memenuhi standar, itu tidak kita inginkan," tegas Tandean. (RETHA/j)