BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Malkan (49), seorang pekerja rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di Desa Sei Ahas, Kapuas yang dilaporkan hilang selama dua hari, akhirnya ditemukan kembali dalam keadaan selamat pada Rabu, 8 Oktober 2025. Malkan, yang bekerja untuk CV Synergi, menghilang setelah terakhir terlihat oleh rekan kerjanya pada Senin, 6 Oktober 2025 di lokasi proyek kanal D.
Kejadian hilangnya Malkan bermula saat ia sedang melakukan penanaman di lokasi proyek. Ia terakhir terlihat sekitar pukul 12.00 WIB pada Senin, 6 Oktober 2025. Karena korban tidak kunjung kembali ke pondok hingga malam hari, rekan-rekan kerjanya mulai khawatir dan berupaya melakukan pencarian mandiri, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Melihat korban tak ditemukan, keesokan harinya, Selasa, 7 Oktober 2025, rekan korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib melalui CV. Synergi. Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh Kantor SAR Palangka Raya yang segera mengerahkan tim.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengonfirmasi pihaknya segera memberangkatkan 1 Tim Rescue untuk melakukan pencarian setelah mendapat informasi dari BPBD Kabupaten Kapuas pada pukul 18.20 WIB hari Selasa.
"Tim segera diberangkatkan, mengingat hal serupa sering terjadi di tempat tersebut yang berpotensi memiliki medan sulit," ungkapnya, Rabu, 8 Oktober 2025.
Tim Rescue yang sudah berada di Kecamatan Mantangai dan hendak menuju lokasi kejadian pada Rabu (8/10) pukul 07.00 WIB pagi, tiba-tiba menerima kabar baik dari rekan korban. Mereka menginformasikan bahwa Malkan telah kembali ke pondoknya dalam kondisi selamat, sehingga operasi pencarian oleh tim SAR dihentikan.
Berdasarkan keterangan dari Malkan, ia mengaku awalnya hendak memancing namun kemudian tersesat di dalam hutan. Setelah mencari jalan keluar, ia sempat menemukan arah pulang namun terkendala oleh cuaca hujan lebat, yang membuatnya memutuskan untuk bermalam kembali di hutan.
Pagi harinya, ia melanjutkan perjalanan hingga akhirnya tiba dengan selamat di pondok. Setelah ditemukan, Malkan segera dibawa ke Puskesmas Mantangai untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan dimintai keterangan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, Operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Rescue KPP Palangka Raya, Polsek dan Koramil Mantangai, BPBD Kapuas dan Pulang Pisau, serta aparat desa dan pihak perusahaan, dinyatakan selesai dan ditutup. (SABRIANOOR/y)









