BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, menilai kehadiran Duta Mall di Kota Palangka Raya memiliki dampak positif terhadap perkembangan kota dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya, pusat perbelanjaan modern tersebut berperan sebagai pemantik pertumbuhan ekonomi yang akan menular ke berbagai sektor lainnya.
“Duta Mall ini saya lihat bukan hanya tempat belanja, tetapi menjadi pemancing berkembangnya kota. Aktivitas ekonomi akan bergerak, baik sektor perdagangan, jasa, transportasi, hingga pariwisata,” ujar Teras, Jumat, 10 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar kawasan mal, perputaran uang di Kota Palangka Raya akan semakin besar. Hal ini, lanjutnya, akan berdampak langsung terhadap peningkatan PAD melalui pajak daerah, retribusi parkir, serta berbagai pungutan resmi lainnya yang menjadi sumber pemasukan bagi pemerintah kota.
“Kalau pengelolaan berjalan baik dan transparan, maka Duta Mall bisa menjadi kontributor penting bagi PAD. Ini peluang besar bagi pemerintah kota untuk mengoptimalkan penerimaan tanpa harus menambah beban masyarakat,” jelas mantan Gubernur Kalimantan Tengah tersebut.
Teras juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan ekonomi modern dan pemberdayaan masyarakat lokal. Ia berharap Duta Mall tidak hanya menjadi tempat usaha bagi investor besar, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM dan usaha kreatif daerah untuk ikut berpartisipasi.
“Harus ada sinergi agar masyarakat lokal bisa merasakan manfaat ekonomi secara langsung,” tuturnya.
Menurutnya, keberadaan Duta Mall dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan infrastruktur di sekitarnya. Dengan meningkatnya arus pengunjung dan aktivitas bisnis, pemerintah daerah dituntut untuk memastikan kenyamanan, kebersihan, dan keamanan lingkungan tetap terjaga.
“Kota akan tumbuh, tapi pertumbuhan itu harus terarah dan memberi manfaat bagi semua,” kata Teras.
Selain itu, ia mengingatkan agar pembangunan kawasan ekonomi seperti Duta Mall tetap memperhatikan tata ruang dan aspek keberlanjutan. “Jangan sampai semangat pembangunan justru menimbulkan masalah baru seperti kemacetan, banjir, atau ketimpangan sosial. Semua harus dikelola secara bijak,” tambahnya.
Teras menutup, dengan menegaskan bahwa Duta Mall adalah simbol kemajuan Palangka Raya yang harus dijaga bersama.
“Kita ingin Palangka Raya berkembang sebagai kota modern namun tetap berkarakter lokal. Duta Mall bisa menjadi contoh bagaimana investasi dapat berjalan seiring dengan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (MARINI/Y)









