BORNEONEWS, Kairo - Sekitar 250 ribu pengungsi telah kembali ke Kota Gaza sejak gencatan senjata antara gerakan Palestina Hamas dan Israel diberlakukan, kata juru bicara pertahanan sipil Gaza Mahmoud Basal pada Jumat 10 Oktober 2025.
"Sekitar 250 ribu pengungsi telah kembali ke Kota Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan," kata Basal kepada Al Jazeera.
Pada 29 September, Presiden AS Donald Trump meluncurkan rencana 20 poin untuk mengakhiri konflik Gaza.
Usulan tersebut menyerukan gencatan senjata segera dan pembebasan sandera dalam waktu 72 jam.
Rencana tersebut juga menetapkan agar gerakan Hamas dan faksi-faksi lain menghentikan keterlibatan mereka di dalam pemerintahan Gaza, yang selanjutnya akan dipercayakan kepada "komite Palestina yang teknokratis dan apolitis" yang diawasi oleh dewan internasional dan dipimpin oleh Trump.
Pada Rabu, Trump mengatakan bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani tahap pertama perjanjian damai Gaza, yang menyepakati agar gerakan Palestina itu membebaskan semua sandera, dan Israel menarik pasukannya ke garis yang disepakati.
Sumber: Sputnik-OANA/ANTARA
Sekitar 250 Ribu Pengungsi kembali ke Kota Gaza Sejak Gencatan Senjata
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Komentar (0)
Memuat komentar…







