PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengumumkan bahwa akun resmi Instagram mereka telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kepala DLH Provinsi Kalteng, Joni Harta, segera mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak terpancing oleh aktivitas dari akun yang telah dibajak tersebut.

Joni Harta secara tegas meminta masyarakat untuk tidak menanggapi pesan, mengklik tautan, atau mengirimkan data pribadi apa pun ke akun Instagram DLH Provinsi Kalteng yang saat ini berada di bawah kendali peretas.

"Masyarakat saya minta mohon untuk tidak menanggapi, tidak mengklik tautan, atau mengirim data pribadi ke akun tersebut," ujarnya, Minggu, 12 Oktober 2025.

Saat ini, tim teknis dari DLH Provinsi Kalteng tengah bekerja keras untuk melakukan penanganan dan pemulihan akun yang diretas tersebut.

Upaya ini dilakukan secepat mungkin guna mengembalikan kendali akun ke pihak DLH dan mencegah penyalahgunaan informasi yang lebih luas.

Peretasan akun media sosial resmi instansi pemerintah seperti ini dapat menimbulkan berbagai risiko, termasuk penyebaran informasi palsu, upaya penipuan (phishing), atau bahkan pengumpulan data pribadi yang dapat disalahgunakan. Oleh karena itu, kecepatan respons dan imbauan kepada publik menjadi sangat krusial.

Insiden ini menjadi catatan penting untuk selalu berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya, terutama ketika berhadapan dengan akun-akun resmi yang menunjukkan perilaku mencurigakan.Verifikasi informasi melalui saluran komunikasi resmi lainnya sangat dianjurkan.

DLH Provinsi Kalteng berharap agar masyarakat dapat memahami situasi ini dan bekerja sama dengan tidak berinteraksi dengan akun yang diretas.

"Pihak DLH akan segera mengumumkan jika akun Instagram mereka telah berhasil dipulihkan dan aman untuk digunakan kembali," pungkasnya. (PATHUR/j)