BORNEONEWS, Tamiang Layang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Timur melaksanakan sosialisasi pembentukan Duta Satpol PP yang melibatkan para pelajar di SMK Negeri 2 Tamiang Layang, Senin, 12 Oktober 2025. Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran disiplin, tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan sejak usia sekolah.
Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketenteraman dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Barito Timur, Rendra, menjelaskan bahwa pembentukan Duta Satpol PP merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai ketertiban dan ketenteraman di lingkungan pelajar.
“Kami ingin pelajar tidak hanya mengenal aturan, tetapi juga menjadi teladan dalam menegakkan disiplin. Melalui program ini, mereka diajak menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing,” ujarnya usai kegiatan di SMK Negeri 2 Tamiang Layang.
Rendra menuturkan, satu pasang pelajar, laki-laki dan perempuan, akan dipilih sebagai Duta Satpol PP di SMK Negeri 2 Tamiang Layang. Proses seleksi dilakukan melalui penjaringan internal oleh pihak sekolah, meliputi tes wawasan umum, kemampuan berbicara, serta wawancara mengenai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan.
“Kami tidak hanya mencari siswa yang cerdas, tetapi juga yang berintegritas dan mampu menjadi panutan bagi rekan-rekannya,” tambahnya.
Setelah terpilih, para duta akan menjalankan tugas sebagai teladan dalam hal disiplin dan tanggung jawab, sekaligus menjadi agen edukasi yang aktif menyosialisasikan pentingnya menjaga ketertiban, menghindari kenakalan remaja, serta menumbuhkan sikap saling menghormati di lingkungan sekolah.
“Mereka ini kami sebut mata dan telinga sekolah. Tugas mereka bukan menghakimi, tetapi memberi contoh dan mengingatkan teman-temannya dengan cara positif,” jelas Rendra.
Program yang dimulai dari SMK Negeri 2 Tamiang Layang dan SMA Negeri 1 Tamiang Layang ini akan diperluas ke lima sekolah lain dalam jangka menengah, dan ke seluruh sekolah di wilayah Barito Timur dalam jangka panjang.
Masa tugas para duta akan berlangsung hingga mereka lulus, kemudian akan dilakukan pemilihan duta baru di tahun berikutnya.
“Harapan kami, Duta Satpol PP bisa menjadi jembatan antara Satpol PP dan dunia pendidikan dalam membangun budaya tertib di kalangan generasi muda,” tutup Rendra. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)









