BORNEONEWS, Palangka Raya — Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan RI pada 10 Februari 2025.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan bahwa Pemko Palangka Raya telah aktif berpartisipasi sejak awal peluncuran program tersebut. Hingga saat ini, tercatat 9.831 jiwa atau sekitar 6,48 persen dari total penduduk Kota Palangka Raya telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis melalui program CKG.
Menurut Riduan, program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta deteksi dini penyakit tidak menular.
“Program ini tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan, tetapi juga menjadi upaya promotif dan preventif agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sebelum sakit,” ujar Riduan, Senin, 13 Oktober 2025.
Ia menambahkan, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan seluruh puskesmas di wilayah Palangka Raya dalam menyukseskan pelaksanaan program ini. Petugas medis turun langsung ke sekolah, perkantoran, hingga lingkungan permukiman untuk menjangkau lebih banyak warga.
Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga disertai edukasi kesehatan mengenai pola makan seimbang, pentingnya olahraga teratur, serta kebersihan lingkungan. Edukasi tersebut disampaikan oleh tenaga kesehatan agar masyarakat dapat menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Riduan berharap partisipasi masyarakat terus meningkat hingga akhir tahun, sejalan dengan target nasional untuk mencapai cakupan pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
“Kami ingin masyarakat Palangka Raya menjadi contoh kota yang peduli kesehatan,” ucapnya.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak menunda pemeriksaan kesehatan, karena deteksi dini menjadi langkah penting dalam mencegah penyakit serius di kemudian hari. (MARINI/j)









