PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat disertai petir/kilat dan angin kencang.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Muhammad Ihsan Sidiq, menjelaskan bahwa kondisi cuaca secara umum di Kalteng diperkirakan berawan hingga hujan ringan. Namun, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.

"Suhu udara berkisar antara 24°C – 34°C. Kelembaban udara berkisar antara 55 – 100 Persen. Angin umumnya bertiup dari Timur – Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 5 – 15 Kilometer per jam," jelas Ihsan Sidiq Selasa 14 Oktober 2025

Wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada periode 14 – 16 Oktober 2025 dan 17 – 20 Oktober 2025 meliputi Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya.

Selain itu, Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya juga memberikan informasi mengenai prospek tinggi gelombang di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah yang berpotensi sekitar 0.5 – 1.5 meter (Rendah - Sedang).

"Masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber-sumber terpercaya dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem," pungkasnya. (PATHUR/y)