PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun -  Citra Borneo Indah (CBI) Group tidak mau ketinggalan untuk ambil bagian dalam kemeriahan Pawai Nasi Adab yang digelar, Selasa, 14 Oktober 2025 di Pangkalan Bun, Kabupaten  Kotawaringin Barat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Kotawaringin Barat.

Keikutsertaan CBI Group dalam pawai tersebut diwakili oleh para karyawan dari berbagai unit bisnis yang tergabung dalam perusahaan milik pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, H. Abdul Rasyid AS. 

Mereka menampilkan semangat kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari masyarakat Kobar yang terus berkembang pesat.

Head of Media Borneonews – Palangka Post, yang juga Pengurus Koperasi Media Sejahtera Bersama (KMSB), Revy Apriani, mengatakan bahwa partisipasi CBI Group dalam pawai ini merupakan bentuk suka cita dan dukungan terhadap kemajuan daerah.

“Keikutsertaan kami dalam Pawai Nasi Adab ini merupakan wujud kebanggaan dan rasa syukur atas HUT ke-66 Kabupaten Kobar. Karena kita ketahui bersama, perkembangan Kobar bila dibandingkan dengan kabupaten lain di Kalteng bahkan di Indonesia cukup pesat, terutama dalam dunia industri,” jelas Revy Apriani.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memperkenalkan Minyak Goreng Hanau, salah satu produk unggulan dari unit bisnisnya, yang menjadi simbol kebanggaan daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan Minyak Goreng Hanau, produk kebanggaan dari Tanah Kalimantan Tengah. Hanau bukan sekadar minyak goreng, tetapi cerminan hati, warisan, dan kekayaan alam Kalteng yang lahir dari semangat putra daerah,” jelas Revy Apriani.

Minyak Goreng Hanau diproduksi oleh PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) dan didistribusikan oleh Koperasi Media Sejahtera Bersama (KMSB), keduanya bagian dari CBI Group. 

Produk ini menjadi bukti nyata bagaimana hasil bumi lokal dapat diolah menjadi produk berkualitas tinggi yang mampu bersaing secara nasional.

Hanau hadir bukan hanya sebagai kebutuhan dapur, tetapi juga membawa cerita tentang tanah, kerja keras, dan kebanggaan masyarakat Kalimantan. Setiap tetesnya menyimpan makna perjuangan dan cinta terhadap bumi Borneo.

Lebih dari sekadar produk konsumsi, Hanau menjadi simbol kemandirian dan dedikasi daerah untuk terus tumbuh, memberi manfaat bagi masyarakat, serta memperkenalkan Kalimantan Tengah ke seluruh penjuru negeri melalui cita rasa terbaiknya. (WAHYU KRIDA/R)