BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Proyek rehabilitasi Pelabuhan KP3 Kuala Kapuas milik PT. Pelindo yang dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas menunjukkan kemajuan signifikan. Pekerjaan Tahap 1 rehabilitasi ini dilaporkan telah mencapai angka penyelesaian 96%, menandakan bahwa dermaga bersejarah tersebut akan segera dapat difungsikan kembali dengan kondisi yang jauh lebih baik dan modern.
Peninjauan terhadap perkembangan proyek ini dilakukan pada Selasa, 14 Oktober 2025. Dalam inspeksi tersebut, berbagai detail konstruksi menjadi perhatian, termasuk pemilihan material yang digunakan untuk menjamin ketahanan dan keberlanjutan infrastruktur pelabuhan. Penggunaan material berkualitas tinggi menjadi salah satu fokus utama dalam tahap rehabilitasi ini.
Salah satu inovasi penting dalam rehabilitasi ini adalah penggunaan bahan khusus untuk lantai pelabuhan. Lantai dermaga kini menggunakan bahan Serbuk Jati yang diklaim memiliki keunggulan ganda: anti lumut dan anti rapuh.
Pemilihan material ini diharapkan dapat meningkatkan usia pakai dermaga secara drastis, mengingat kondisi lingkungan pelabuhan yang rentan terhadap kelembaban dan serangan jamur.
Selain perbaikan struktur utama dermaga, proyek Tahap 1 ini juga mencakup instalasi fasilitas pendukung yang krusial. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, Teras, menyatakan bahwa pemasangan lampu penerangan juga akan terlaksana dan diselesaikan pada Tahap 1 ini.
"Hal ini penting untuk memastikan operasional pelabuhan yang aman dan efisien, terutama pada malam hari," ungkapnya.
Pemerintah daerah dan PT. Pelindo berkomitmen dalam menyelesaikan rehabilitasi ini tepat waktu dan dengan kualitas terbaik. Tingginya angka progres 96% merupakan indikasi kuat bahwa penyelesaian total Tahap 1 tinggal menghitung hari.
Dengan hampir rampungnya Tahap 1, Pelabuhan KP3 Kuala Kapuas diproyeksikan akan segera kembali optimal dalam mendukung kegiatan logistik dan transportasi laut di Kabupaten Kapuas. (SABRIANOOR/J)









