BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan empat poin penting kepada seluruh perangkat daerah dalam kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) oleh BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah, Selasa, 14 Oktober 2025.
Dalam arahannya, Bupati meminta agar seluruh perangkat daerah bersikap terbuka dan kooperatif terhadap tim pemeriksa, termasuk dalam penyediaan data dan klarifikasi yang dibutuhkan.
Ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang efisien, efektif, dan sesuai aturan, serta menjaga profesionalitas dan integritas dalam setiap kegiatan belanja daerah.
“Pemeriksaan ini hendaknya dipandang sebagai sarana pembelajaran untuk memperbaiki proses pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan hingga pelaporan,” ujar Bupati Seruyan.
Bupati Ahmad Selanorwanda menekankan agar seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan ditindaklanjuti secara serius dan tepat waktu sebagai bentuk perbaikan berkelanjutan.
Selain itu, ia menegaskan komitmen Pemkab Seruyan untuk memberikan dukungan penuh kepada tim BPK RI selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Kami berkomitmen memberikan seluruh data dan informasi secara terbuka dengan semangat kolaboratif dan profesional,” tegasnya.
Melalui kegiatan PDTT ini, Bupati berharap dapat semakin memperkuat sinergi antara Pemkab Seruyan dan BPK RI dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. (FAHRUL/y)









