BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perikanan Kota Palangka Raya menyelenggarakan kegiatan pelatihan budidaya, pengolahan, dan pemasaran hasil perikanan bagi remaja di Panti Sosial Bina Remaja dan Karya Wanita Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Perikanan Palangka Raya, Sri Utomo, yang mewakili Kepala Dinas Perikanan, Indriati Ritadewi.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali para remaja dengan keterampilan praktis yang relevan dengan sektor perikanan.
Materi yang disampaikan meliputi teknik budidaya ikan yang efektif, metode pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah, serta strategi pemasaran agar produk tersebut dapat bersaing di pasar.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan potensi kemandirian remaja, baik dalam aspek keterampilan teknis maupun pembentukan karakter. Dengan bekal pengetahuan dan keahlian yang didapat, diharapkan para peserta dapat memiliki peluang yang lebih baik untuk mandiri secara ekonomi di masa depan.
Dalam sambutannya, Sri Utomo menekankan pentingnya program ini sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan para remaja.
"Kami berharap, melalui pelatihan ini, para remaja tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga semangat untuk berwirausaha dan menjadi pribadi yang lebih tangguh," ujarnya, Rabu, 15 Oktober 2025.
Kegiatan semacam ini menjadi krusial dalam upaya pemerintah daerah untuk memberdayakan kelompok rentan, khususnya remaja di panti sosial. Dengan memberikan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi, pemerintah berupaya mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk menciptakan usaha mandiri atau bergabung dalam industri perikanan, sehingga dapat berkontribusi positif bagi diri sendiri, keluarga, dan pembangunan ekonomi Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/Y)









