BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pada peringatan Hari Ikan Nasional (HARKANNAS) ke-12, Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN), serta Hari Pangan Sedunia (HPS), Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar kegiatan di halaman Kantor Dinas Perikanan dan Tanaman Pangan Kobar, Rabu, 15 Oktober 2025.
Bupati Kobar, Nurhidayah dalam sambutannya menekankan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein untuk mencetak generasi emas sekaligus mencegah stunting.
“Sosialisasi gemar makan ikan ini harapannya bisa memiliki efek domino bagi kecerdasan anak, karena asupan protein dari ikan sangat penting untuk meningkatkan IQ. Saat ini kita juga sedang gencar menurunkan angka stunting di Kobar, dan ini harus didukung oleh seluruh desa serta kelurahan,” jelasnya.
Bupati mengajak seluruh pihak, terutama Tim Penggerak PKK di semua tingkatan, untuk terus berperan aktif menyosialisasikan pentingnya konsumsi ikan.
“Saya minta agar PKK tidak bosan-bosannya masuk ke masyarakat, memberikan edukasi betapa pentingnya ikan sebagai salah satu sumber protein utama. Ini sesuai dengan tema kita, yaitu Gemar Ikan Menuju Generasi Emas dan Mencegah Stunting,” jelasnya.
Bupati memberikan masukan agar kegiatan semacam ini ke depan dapat dilaksanakan langsung di wilayah nelayan atau daerah yang memiliki potensi perikanan, sehingga edukasi kepada masyarakat bisa lebih mengena.
"Jadi sambil sosialisasi, masyarakat bisa lihat langsung sumber ikannya, bahkan bisa langsung memasak di tempat,” jelasnya. Bupati juga menyoroti perlunya inovasi dalam mengolah ikan agar lebih menarik bagi anak-anak.
“Anak-anak sering bosan karena ikan hanya digoreng atau dibakar. Padahal kalau kita bisa berkreasi, tampilannya menarik dan rasanya variatif, mereka pasti suka. Ini juga sejalan dengan program pemenuhan gizi anak,” jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)









