BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan prioritas belanja wajib dan transparansi pengelolaan keuangan daerah dalam penyusunan APBD 2026.
Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung menjelaskan bahwa penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas pemerintah.
Salah satunya melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang mengintegrasikan layanan dasar kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan, pemerintah menegaskan bahwa belanja wajib tetap diutamakan pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, air bersih, dan pengentasan kemiskinan, serta memperkuat pengawasan internal melalui Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA).
Selanjutnya, pemerintah menyampaikan apresiasi atas dukungan dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi digital dan sistem non-tunai.
Leonard menyebut sejumlah layanan publik yang telah menerapkan sistem digital antara lain e-PAHARI, Samsat Huma Betang, dan QRIS.
Ia berharap pembahasan APBD 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat menuju Kalimantan Tengah yang Berkah, Maju, dan Sejahtera. (HERMAWAN DP/y)
Pemerintah Kalteng Tegaskan Prioritas Sektor Dasar dan Transparansi
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemprov Kalteng Salurkan Masker dan Vitamin untuk Masyarakat Terdampak Karhutla
Pemprov Kalteng Gelar Istighosah dan Doa Bersama Hadapi Karhutla
Pengemudi Ojol Tetap Beraktivitas di Tengah Kabut Asap, Pemprov Kalteng Salurkan Masker
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan Pengemudi Ojol
Tekan Dampak Karhutla, Pemprov Kalteng Bagikan Masker KN95 dan Multivitamin
Pemprov Kalteng Terus Salurkan Paket Bantuan Pangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







