KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pembangunan ruas jalan strategis sepanjang 22 kilometer yang menghubungkan Lunuk Ramba (Basarang) hingga Mandomai (Kapuas Barat) di Kabupaten Kapuas terus menunjukkan progres signifikan.

Proyek dikebut dengan target ambisius untuk dapat fungsional penuh pada akhir 2025 sebagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. 

Program rekonstruksi jalan ini dilaksanakan secara bertahap dengan fokus pada peningkatan kualitas.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kapuas, Heni, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas jalan dilakukan melalui pengaspalan dan penambahan agregat di beberapa segmen. Pemilihan metode ini disesuaikan dengan kondisi di lapangan untuk memastikan ketahanan dan kenyamanan pengguna jalan.

"Dari arah Bungai Jaya menuju Lunuk Ramba peningkatannya dengan aspal, sementara dari Lunuk Ramba hingga Mandomai menggunakan agregat. Kami targetkan pada akhir tahun 2025 ruas jalan ini sudah bisa difungsikan sepenuhnya." terangnya Kamis,16 Oktober 2025.

Sementara itu, usai peninjauan, Bupati Kapuas, Wiyatno melaporkan bahwa progres fungsional jalan telah mencapai 19 kilometer, yang membentang dari Lunuk Ramba hingga Saka Mangkahai. 

Meski demikian, Bupati Wiyatno mengakui bahwa masih terdapat sekitar tiga kilometer ruas jalan yang belum diperkeras dan membutuhkan penyelesaian lebih lanjut.

Untuk sisa pengerjaan ini, penyelesaian penuh jalan sepanjang 22 kilometer tersebut ditargetkan akan berlanjut hingga tahun 2026. Pemerintah memastikan upaya percepatan terus dilakukan.

Jalan Lunuk Ramba-Mandomai diharapkan tidak hanya membuka isolasi daerah tetapi juga menjadi urat nadi yang mendorong perekonomian lokal, mempermudah mobilitas barang dan jasa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Basarang dan Kapuas Barat. (SABRIANOOR/R)