BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya menggelar Pertemuan Monitoring dan Evaluasi dalam Pengkinian Informasi Data Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK) dan Rencana Kebutuhan (RENBUT) pada Kamis 16 Oktober 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kota Palangka Raya.
Plt. Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, Riduan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya penting dalam memastikan ketersediaan data SDM kesehatan yang akurat dan terkini.
Data ini akan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan SDM kesehatan yang efektif dan efisien.
"Pertemuan ini sangat penting untuk memastikan kita memiliki data SDM kesehatan yang akurat dan terkini. Data ini akan menjadi dasar bagi kita dalam merencanakan dan mengembangkan SDM kesehatan yang berkualitas," ujar Riduan.
Riduan menjelaskan bahwa SISDMK merupakan sistem informasi yang digunakan untuk mengelola data SDM kesehatan secara terintegrasi. Sistem ini mencakup berbagai informasi, seperti jumlah tenaga kesehatan, kualifikasi, kompetensi, dan distribusi.
Sementara itu, RENBUT merupakan rencana kebutuhan SDM kesehatan yang disusun berdasarkan analisis kebutuhan pelayanan kesehatan di Kota Palangka Raya. Rencana ini akan menjadi panduan dalam pengadaan, penempatan, dan pengembangan SDM kesehatan.
Dengan adanya data yang akurat dan rencana kebutuhan yang jelas, Dinkes Kota Palangka Raya diharapkan dapat mengelola SDM kesehatan secara lebih efektif dan efisien.
"Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/R)









