KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai serius menggarap potensi pariwisata olahraga (sport tourism) sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Hal ini menjadi fokus utama dalam Sosialisasi Desain Olahraga Daerah (DOD) Kabupaten Kapuas Tahun 2025 yang dibuka resmi oleh Wakil Bupati Dodo, Kamis, 16 Oktober 2025. 

Bupati Kapuas, Wiyatno, melalui sambutan tertulis yang dibacakan, secara eksplisit menyoroti pentingnya sport tourism sebagai daya tarik lokal yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. 

"Melalui kegiatan ini, saya mengajak seluruh pihak, baik dari dinas terkait, komunitas olahraga, maupun para pakar, untuk memberikan masukan yang konstruktif. Jadikan kegiatan ini sebagai wadah diskusi yang produktif dalam menghasilkan desain olahraga yang aplikatif dan sesuai dengan kondisi serta potensi daerah kita," tulis Bupati dalam sambutan yang dibacakan Wabup Dodo.

Dengan desain olahraga yang tepat, Kapuas diharapkan mampu bertransformasi menjadi daerah yang aktif, sehat, dan produktif di bidang olahraga, sekaligus menjadi destinasi wisata olahraga yang diminati.

Fokus kedua yang ditekankan adalah peran olahraga sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berkarakter.

Bupati menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas masyarakat. Melalui program pembinaan yang terstruktur dalam DOD, pemerintah daerah bertekad untuk menjaring bibit-bibit unggul Kapuas.

Wakil Bupati Dodo menjabarkan bahwa implementasi DOD akan meningkatkan kesehatan masyarakat secara sistematis, dengan menjadikan olahraga sebagai bagian mendasar dari gaya hidup.

Pendekatan ini bertujuan menciptakan basis masyarakat yang sehat, yang menjadi prasyarat bagi pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, mendukung visi Kapuas yang lebih maju.

Dalam konteks sport tourism dan pembangunan daerah, Dodo mengajak seluruh pihak terkait untuk memberikan masukan konstruktif yang dapat menghasilkan desain olahraga yang tidak hanya berprestasi tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan potensi lokal. Ini mencakup potensi alam Kapuas untuk kegiatan sport tourism berbasis petualangan atau rekreasi, yang dapat menarik wisatawan dari luar daerah.

Pembukaan Sosialisasi DOD 2025 diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam merealisasikan cita-cita tersebut.

Dengan berfokus pada pengembangan sport tourism dan pembangunan karakter SDM melalui olahraga, Kapuas optimis dapat mewujudkan ekosistem olahraga yang sehat, berprestasi, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif yang signifikan pada kesejahteraan dan kemajuan ekonomi daerah. (SABRIANOOR/R)