BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di sektor perkebunan kelapa sawit.
Melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS), BPDP menggelar Kuliah Umum Serentak di enam kampus di Sumatera Utara, yaitu Institut Teknologi dan Sains Indonesia (ITSI), Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI), Polbangtan Medan, dan Universitas Terbuka Nias Daratan (UTND).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi BPDP dalam menyiapkan generasi muda perkebunan yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun industri sawit berkelanjutan.
Dalam sambutannya di ITSI, Plt. Kepala Divisi Penyaluran Dana Pengembangan SDM Perkebunan, Lucki Bagus S, menyampaikan pesan inspiratif kepada para mahasiswa.
“Anda adalah generasi yang akan membawa perubahan, menciptakan solusi inovatif, dan memastikan sawit Indonesia menjadi yang terdepan di dunia,” kata Lucki dalam rilisnya pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Kuliah umum ini tidak hanya memberikan wawasan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan, inovasi, dan hilirisasi industri sawit. Mahasiswa diajak untuk memahami tantangan global dan peran strategis kelapa sawit dalam pembangunan ekonomi nasional. Dengan pendekatan interaktif, BPDP mendorong peserta untuk berpikir kritis dan berkontribusi aktif dalam pengembangan sektor perkebunan.
Sejak awal 2025, lebih dari 13.000 mahasiswa di seluruh Indonesia telah menerima Beasiswa SDM Sawit BPDP, termasuk 3.157 penerima dari Sumatera Utara. Program ini mencakup pendidikan vokasi dan akademik, serta pelatihan berbasis industri yang relevan dengan kebutuhan lapangan. BPDP percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi kepada sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, BPDP berharap dapat memperkuat ekosistem pendidikan perkebunan yang inklusif dan berorientasi masa depan. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kunci dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat inovasi. Kuliah umum serentak ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan dan industri sawit.
Dengan semangat keberlanjutan dan transformasi, BPDP terus berupaya menjadikan kelapa sawit sebagai industri hijau yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Generasi muda yang dibina melalui Program SDM PKS diharapkan mampu menjadi agen perubahan, membawa industri sawit Indonesia menuju panggung global dengan pendekatan yang cerdas, etis, dan berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/j)









