KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan menegaskan bahwa kegiatan Pertemuan Penguatan Penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang digelar Rabu kemarin merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam memperkuat sistem kesehatan lingkungan di daerah.

"Hal tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengambilan sampel air dan makanan bagi para sanitarian Puskesmas se-Kabupaten Kapuas. Kualitas air dan makanan sangat berpengaruh terhadap potensi peningkatan kasus penyakit berbasis lingkungan, seperti diare, tifoid, dan kolera," ungkapnya, Kamis, 16 Oktober 2025.

Penyelenggaraan pelatihan Labkesmas tersebut secara spesifik bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis sanitarian dalam pengambilan sampel air dan makanan sesuai standar uji. 

Kadinkes menekankan bahwa Labkesmas memiliki peran strategis yang ganda. Selain berfungsi sebagai unit pelaksana teknis untuk pemeriksaan sampel, Labkesmas juga merupakan instrumen ilmiah yang mendukung perumusan dan implementasi kebijakan kesehatan berbasis bukti. 

Kadinkes juga berharap dengan penguatan yang telah terselenggara dan sampai kepada peserta tidak boleh hanya berhenti di ruang pelatihan. Sebaliknya, semua ilmu yang didapat harus segera diterapkan dan diaplikasikan dalam praktik pelayanan dan pemantauan kesehatan lingkungan di lapangan secara nyata dan berkelanjutan.

Dengan meningkatnya kompetensi sanitarian dan penguatan peran Labkesmas, diharapkan tercipta pelayanan kesehatan lingkungan yang lebih baik dan terstandar, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas. (SABRIANOOR/j)