BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2025, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalteng dan PT Bank Pembangunan Daerah atau BPD Kalimantan Tengah/Bank Kalteng turut berperan aktif dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar.
Bertempat di SMAN 2 Palangka Raya, kegiatan edukasi keuangan ini menyasar siswa-siswi tingkat SMA dengan tujuan membekali mereka dengan pengetahuan dasar pengelolaan keuangan sejak dini.
Dalam sesi utama, Alfina Clarissa dari PT BPD Kalimantan Tengah menyampaikan pengenalan produk dan layanan jasa keuangan Simpanan Pelajar atau SimPel. Ia juga membagikan sejumlah tips menabung yang mudah diterapkan oleh pelajar, seperti menyisihkan uang jajan secara rutin dan menetapkan tujuan menabung yang jelas. Menurut Alfina, pemahaman ini penting agar generasi muda memiliki kesadaran finansial yang kuat dan mampu merencanakan masa depan secara bijak.
“Tips menabung sejak dini itu penting disampaikan kepada siswa agar memiliki awareness mengenai pentingnya mengelola keuangan,“ tutur Alfina dalam rilis OJK Kalteng pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan rekening SimPel secara langsung kepada para pelajar. Proses ini tidak hanya memberikan pengalaman nyata dalam mengakses layanan keuangan formal, tetapi juga menjadi langkah awal bagi siswa untuk mulai membangun kebiasaan menabung dan mengelola keuangan secara mandiri.
Antusiasme peserta semakin terlihat saat kegiatan memasuki sesi quiz interaktif. Dalam sesi ini, para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar manfaat dan risiko dari produk keuangan yang ditawarkan PT BPD Kalimantan Tengah. Diskusi berlangsung hangat dan edukatif, mencerminkan ketertarikan pelajar terhadap isu-isu keuangan yang relevan dengan kehidupan mereka.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar edukasi semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami melihat langsung bagaimana siswa begitu antusias dan terbuka terhadap informasi baru. Ini adalah investasi penting dalam membentuk karakter pelajar yang cerdas secara finansial,” kata Kepala Sekolah SMAN 2 Palangka Raya, M Rifani dalam rilis yang sama.
Melalui kegiatan ini, PT BPD Kalimantan Tengah dan OJK Kalteng menunjukkan komitmennya dalam mendukung program inklusi keuangan nasional. Dengan pendekatan yang interaktif dan aplikatif, diharapkan literasi keuangan di kalangan pelajar terus meningkat, sehingga mereka mampu menjadi generasi yang tangguh dan bijak dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. (TESTI PRISCILLA/j)









