TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perikanan dan Peternakan tengah mempersiapkan penyaluran bantuan bibit ternak dan ikan bagi masyarakat pada akhir tahun 2025. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani serta pembudidaya ikan.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur, Abianhin, menyebutkan bahwa pihaknya akan menyalurkan 14 ekor sapi dan 66 ekor babi kepada kelompok tani yang lolos seleksi penerima bantuan. 

“Saat ini kami masih dalam tahap seleksi calon petani dan calon lahan (CPCL). Prosesnya mempertimbangkan proposal yang diajukan serta kondisi lokasi yang akan menjadi tempat pemeliharaan,” jelasnya, Kamis, 16 Oktober 2025.

Selain bidang peternakan, dukungan juga diberikan kepada sektor perikanan. Dinas akan menyalurkan bantuan pakan ikan dan keramba bagi para pembudidaya ikan. Tak hanya itu, pihaknya juga merencanakan kegiatan restocking atau penebaran sekitar 30 ribu bibit ikan di sejumlah sungai seperti Sungai Magantis, Bagok dan Taniran.

Menurut Abianhin, program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal. 

“Kami berharap bantuan ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan para petani serta pembudidaya ikan di Kabupaten Barito Timur,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas Perikanan dan Peternakan akan terus berupaya memperluas program pemberdayaan di sektor peternakan dan perikanan agar hasil produksi daerah semakin berkualitas dan berdaya saing.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Barito Timur menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sektor pangan yang tangguh dan berkelanjutan demi mendukung perekonomian masyarakat pedesaan. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)