KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Konsultasi Publik Peta Nilai Konservasi Tinggi (NKT) bersama sejumlah perusahaan perkebunan di Kabupaten Seruyan yang digelar di Pullman Hotel Thamrin, Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari proses menuju Sertifikasi Yuridiksi RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil), di mana Kabupaten Seruyan ditetapkan sebagai salah satu proyek percontohan (pilot project) nasional dalam penerapan standar sawit berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Seruyan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif, terutama Kelompok Kerja Sertifikasi Kelapa Sawit Berbasis Yuridiksi Kabupaten Seruyan dengan dukungan dari lembaga Kaleka.

“Usaha perkebunan kelapa sawit merupakan penyangga penting dalam sektor perekonomian daerah. Namun, tuntutan terhadap standar keberlanjutan dalam rantai produksi semakin tinggi. Karena itu, kami berkomitmen kuat memastikan tata kelola sawit yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujar Bupati Ahmad Selanorwanda.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan perkebunan di Seruyan serta mitra pembangunan seperti Kaleka dan HCVN, yang selama ini mendampingi proses penyusunan peta NKT dan mendukung langkah menuju sertifikasi yuridiksi.

Ia menekankan bahwa keberlanjutan hanya dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi, kelestarian lingkungan, serta kesejahteraan sosial.

“Keberlanjutan bukanlah pilihan, melainkan keharusan jika kita ingin memastikan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita. Mari jadikan kegiatan ini sebagai ruang dialog yang konstruktif, transparan, dan berorientasi solusi demi mewujudkan sawit berkelanjutan di Kabupaten Seruyan,” ajak Bupati. (FAHRUL/Y)