BORNEONEWS, Tamiang Layang – Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Bupati Barito Timur, M Yamin, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan agar serapan anggaran dapat tercapai secara optimal.
Pesan itu disampaikan melalui Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P Lelu, saat membacakan sambutan Bupati dalam Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Jumat, 17 Oktober 2025.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya percepatan realisasi kegiatan di setiap OPD untuk menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun.
“Saya minta seluruh kepala perangkat daerah segera menuntaskan kegiatan yang belum terlaksana agar serapan anggaran bisa maksimal. Jangan sampai ada kegiatan yang tertunda karena keterlambatan administrasi atau kelalaian teknis,” ujar Ari Panan menyampaikan pesan Bupati.
Bupati juga mengingatkan agar pengelola keuangan di setiap OPD mempersiapkan dokumen pertanggungjawaban lebih awal. Langkah ini diperlukan agar penyusunan laporan keuangan di akhir tahun dapat berjalan tertib dan akurat.
“Jangan menunggu sampai menjelang tutup buku baru menyiapkan laporan. Semua harus direncanakan dan disiapkan dari sekarang,” tambahnya.
Selain itu, Bupati menegaskan pentingnya menjadikan catatan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Ia meminta agar temuan-temuan tersebut tidak terulang kembali pada tahun ini.
“Kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya. Semua catatan pemeriksaan harus segera ditindaklanjuti agar tata kelola keuangan daerah semakin baik,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyinggung persiapan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026. Ia mengingatkan bahwa proses penyusunan anggaran harus mengacu pada Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 serta Surat Edaran Bupati Barito Timur Nomor 900/838/BPKAD/VIII/2025.
“Mengingat pagu anggaran tahun depan mengalami penurunan, maka setiap program dan kegiatan harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah,” jelas Ari Panan.
Ia menutup dengan menekankan agar perencanaan anggaran tahun 2026 bersifat realistis, efisien dan berorientasi pada prioritas pembangunan daerah.
“Kita harus memastikan setiap rupiah anggaran daerah digunakan untuk hal yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Barito Timur,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









