BORNEONEWS, Pulang Pisau – Musibah menimpa salah satu pekerja proyek revitalisasi pembangunan baru TK Pembina Pandih Batu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis).
Kepala tukang proyek tersebut, Didik Adi Santoso, dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa, 30 September 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Saat kejadian, korban sedang bekerja memasang kuda-kuda atap berbahan rangka baja di area proyek.
“Suami saya sedang bekerja memasang kuda-kuda atap, tiba-tiba tersetrum (aliran listrik) dan jatuh dari ketinggian sekitar lima meter. Akibatnya, mengalami patah tulang di tengkuk bagian belakang,” tutur Kurniati, istri korban, sambil terisak saat ditemui, Jumat, 17 Oktober 2025.
Penuturan Kurniati, korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dan dibawa ke Puskesmas terdekat. Dari sana, korban dirujuk ke RSUD Pulang Pisau, kemudian ke RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
“Suami saya dirawat sekitar 15 hari di rumah sakit, tapi akhirnya meninggal dunia,” ungkapnya sedih.
Ia berharap, pihak pengelola proyek maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan, terutama untuk masa depan anak-anaknya yang masih sekolah.
“Saya tidak bekerja, hanya suami saya yang menjadi tulang punggung keluarga. Setelah beliau meninggal, saya khawatir dengan masa depan anak-anak,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola proyek maupun dinas terkait mengenai insiden kecelakaan kerja yang menimpa kepala tukang tersebut. (RETHA/j)









