BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah resmi melantik dan mengukuhkan Komunitas Literasi dan Inklusi Keuangan atau LINK Kalteng Generasi ke-5 dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat.
Kegiatan ini turut disaksikan oleh perwakilan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan atau FKIJK Provinsi Kalimantan Tengah serta sejumlah Lembaga Jasa Keuangan atau LJK di wilayah tersebut.
Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di daerah.
Pelantikan LINK Kalteng generasi ke-5 menandai komitmen berkelanjutan OJK dalam membangun ekosistem edukasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui komunitas ini, OJK berharap dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, khususnya kaum muda, dengan pendekatan yang kreatif dan relevan dengan dinamika lokal. LINK Kalteng telah dikenal sebagai mitra aktif dalam menyampaikan edukasi keuangan melalui berbagai kegiatan kampanye, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor.
Andrau Boston Togatorop secara resmi terpilih sebagai Ketua LINK Kalteng generasi ke-5. Dalam sambutannya, Andrau menegaskan komitmen komunitasnya untuk melanjutkan peran LINK sebagai mitra edukatif yang adaptif dan berdampak.
“LINK Kalteng generasi ke-5 siap menjadi mitra OJK dalam membawa literasi keuangan lebih dekat ke masyarakat, khususnya generasi muda. Kami berkomitmen menyampaikan edukasi keuangan secara kreatif, mudah dipahami, dan bermanfaat nyata bagi daerah,” ujar Andrau dalam rilis OJK Kalteng pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Kepemimpinan Andrau diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pengembangan program literasi keuangan yang lebih inovatif dan berbasis kebutuhan lokal.
Dengan latar belakang kepemudaan yang kuat, LINK Kalteng generasi ke-5 berencana menggelar berbagai kegiatan edukatif seperti workshop, konten digital, dan kampanye publik yang menyasar pelajar, mahasiswa, serta komunitas kreatif di Kalimantan Tengah.
FKIJK Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik terbentuknya LINK generasi baru ini. Dalam pernyataannya, perwakilan FKIJK menilai LINK sebagai jembatan penting antara industri jasa keuangan dan masyarakat.
Kolaborasi antara LINK dan LJK diharapkan mampu memperluas akses informasi keuangan yang akurat dan mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi maupun keluarga.
Dengan semangat kolaboratif dan visi inklusif, LINK Kalteng generasi ke-5 diharapkan menjadi motor penggerak literasi keuangan yang tidak hanya menyentuh angka statistik, tetapi juga membangun kesadaran dan kebiasaan positif dalam pengelolaan keuangan masyarakat.
OJK Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memperkuat kapasitas komunitas ini agar mampu menjawab tantangan literasi keuangan di era digital dan ekonomi inklusif.(TESTI PRISCILLA/R)









