PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sejak beroperasinya Duta Mall Palangka Raya, sejumlah masyarakat menilai pusat perbelanjaan baru tersebut menawarkan suasana yang lebih lengkap dan nyaman dibandingkan Lippo Plaza Palangka Raya. Kondisi ini membuat kunjungan ke Lippo Plaza mulai menurun, terutama pada akhir pekan yang biasanya ramai.

Seorang pengunjung, Rina (29), warga Jalan G. Obos, mengaku lebih sering berkunjung ke Duta Mall karena suasananya lebih segar dan banyak pilihan hiburan.

“Duta Mall lebih ramai dan fasilitasnya lebih banyak. Ada tempat nongkrong, area bermain anak, dan pilihan toko yang lebih variatif. Jadi lebih nyaman untuk jalan-jalan bareng keluarga,” ujarnya, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Hal senada disampaikan Arianto (35), warga Jalan Rajawali, yang menyebut bahwa Duta Mall menawarkan konsep modern dan penataan ruang yang lebih menarik.

“Kalau di Lippo Plaza sekarang agak sepi. Banyak tenant yang tutup. Sementara di Duta Mall masih banyak yang baru buka, jadi terasa lebih hidup,” katanya.

Sementara itu, beberapa pengunjung lain menilai lokasi Duta Mall yang strategis juga menjadi daya tarik tersendiri. Selain mudah diakses, area parkirnya luas dan mendukung mobilitas pengunjung.

“Kalau ke Duta Mall parkirnya lebih mudah dan luas. Kalau di Lippo sering penuh dan agak sempit,” kata Yuni (26), salah satu pengunjung lainnya.

Meski begitu, ada pula masyarakat yang berharap agar Lippo Plaza Palangka Raya tetap berbenah, sehingga bisa kembali menarik minat pengunjung.

“Sebaiknya Lippo juga melakukan inovasi. Misalnya dengan menghadirkan event rutin, promo tenant, atau hiburan yang bisa menarik pengunjung kembali,” usul Hendra (32), warga Bukit Tunggal.

Bagi sebagian warga, kehadiran dua pusat perbelanjaan besar di Kota Palangka Raya justru memberikan pilihan lebih banyak bagi masyarakat. Namun, mereka berharap persaingan antara keduanya tetap berjalan sehat dan saling melengkapi, bukan saling menjatuhkan.

“Bagus kalau ada dua mall besar, biar ada pilihan. Yang penting keduanya terus berbenah supaya ekonomi kota juga bergerak,” tutur Hendra menambahkan. (MARINI/j)