KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Selat 01 Kuala Kapuas, Rayyana Aurora Nur Assyifa, mengungkapkan komitmen penuh pihaknya dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan yang disajikan bagi siswa dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rayyana menekankan bahwa standar gizi minimum, yang mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG), menjadi patokan utama dalam penyusunan setiap menu, dan proses ini terus dipantau secara ketat.

Proses Ketat Uji Organoleptik

Langkah krusial dalam memastikan keamanan pangan adalah melalui Uji Organoleptik yang dilakukan setiap hari sebelum makanan diedarkan kepada siswa.

Uji organoleptik adalah pengujian yang menggunakan panca indera manusia (mata, hidung, mulut, dan peraba) untuk menilai atau mengukur kualitas suatu bahan atau produk, seperti makanan atau minuman. 

Uji ini juga dikenal sebagai uji inderawi atau uji sensori, dan merupakan penilaian subjektif karena bergantung pada persepsi individu. Tujuannya adalah untuk mengetahui daya terima konsumen terhadap produk, membandingkan produk dengan yang lain, dan melakukan perbaikan mutu.

"Uji organoleptik ini dilakukan oleh ahli gizi yang menguji makanan secara aman dikonsumsi berdasarkan warna, aroma, tekstur, dan rasa." ungkap Rayyana kepada Borneonews, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Prosedur ini merupakan pemeriksaan fisik dan sensorik langsung yang bertujuan untuk mendeteksi potensi penyimpangan kualitas atau kontaminasi pada makanan.

Terkait standar minimal gizi, Rayyana menegaskan bahwa setiap menu yang dirancang dalam Program MBG memiliki standar minimal AKG yang harus dipenuhi. Hal ini penting untuk mendukung tumbuh kembang dan aktivitas belajar siswa. Pemenuhan AKG ini menjadi fokus utama perencanaan menu, yang disesuaikan dengan kebutuhan usia dan kegiatan siswa di wilayah Kuala Kapuas.

Dengan adanya standar AKG yang jelas dan uji kualitas harian yang ketat, SPPG Selat 01 berupaya maksimal agar siswa mendapatkan asupan gizi yang optimal dan makanan yang aman. 

Pihaknya akan terus memastikan bahwa makanan yang disajikan adalah yang terbaik, aman, dan bergizi bagi seluruh siswa. (SABRIANOOR/j)