BORNEONEWS, Palangka Raya - Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Palangka Raya memadati Halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya di Jalan AIS Nasution pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Kehadiran mereka merupakan bagian dari pembukaan resmi lomba Hari Santri Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Kemenag Kota Palangka Raya. Acara ini menjadi panggung bagi para santri untuk menunjukkan bakat dan kemampuan terbaik mereka di tingkat kota.
Sebanyak 16 pondok pesantren turut serta dalam kegiatan ini, mengirimkan total 317 santri sebagai peserta lomba. Pesantren-pesantren yang berpartisipasi antara lain PPS Al Wafa (25 orang), PP Hidayatul Insan (20 orang), Hasanka (25 orang), Hidayatullah (25 orang), Darul Amin (25 orang), Nurul Ihsan (20 orang), Al Fath (10 orang), Busra Chalid (20 orang), PP. Tanwirul Muslimin (20 orang), PPS IQRO (20 orang), PP Qolbun Salim (10 orang), PP Sunan Jati (11 orang), PP Almujahidul Amin (20 orang), PP Jannatun Naim (11 orang), PP Raudhatul Jannah (20 orang), dan PP Manba'u Darissalam (20 orang).
Terdapat empat cabang lomba yang dipertandingkan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional tahun ini, meliputi Futsal, Pidato, Tahfiz (menghafal Al-Qur'an), dan Baca Kitab. Lomba-lomba ini bertujuan untuk mengasah tidak hanya kemampuan akademik keagamaan tetapi juga keterampilan non-akademik para santri, memberikan wadah kompetisi yang sehat dan positif.
Pada hari pertama pelaksanaan, Sabtu, 18 Oktober 2025, fokus lomba adalah cabang Pidato, Tahfiz, dan Baca Kitab. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses, di mana para peserta terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam menampilkan kemampuan mereka. Para santri menunjukkan persiapan yang matang dan dedikasi tinggi, mencerminkan kualitas pendidikan di pondok pesantren masing-masing.
Sementara itu, cabang Futsal akan dipertandingkan pada hari berikutnya, yang rencananya akan digelar di GOR Indoor Palangka Raya.
Rahmat Rusyadi, Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Panitia lomba Hari Santri Nasional 2025 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pondok pesantren di Kota Palangka Raya yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dengan mengirim serta mempersiapkan para santrinya untuk mengikuti lomba," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh santri peserta lomba. "Kami juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh santri peserta lomba. Semua tampil dengan sangat baik dalam menunjukkan bakat, semangat, dan kemampuan luar biasa. Kalian semua adalah aset berharga untuk generasi Islam dan bangsa ke depan," tegas Rahmat Rusyadi, memotivasi para santri agar terus mengembangkan potensi diri.
Rahmat Rusyadi berharap partisipasi santri akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang, khususnya dalam lomba Baca Kitab.
"Mari bersama kita doakan agar pondok-pondok pesantren di Palangka Raya semakin maju, berkembang, dan membawa keberkahan bagi kota tercinta ini," tutupnya. (SABRIANOOR/j)









