BORNEONEWS - Kebakaran akibat korsleting listrik masih menjadi ancaman serius di Kota Palangka Raya. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Gloriana Aden, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan guna meminimalisir risiko terjadinya kebakaran.
Gloriana menjelaskan bahwa sebagian besar kasus kebakaran yang terjadi di wilayahnya disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak memenuhi standar keamanan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas, sambungan yang longgar, atau penggunaan stop kontak yang berlebihan," ujarnya, Minggu, 19 Oktober 2025.
Gloriana juga menekankan pentingnya menggunakan peralatan listrik yang berstandar nasional Indonesia (SNI). Peralatan listrik yang tidak memenuhi standar cenderung lebih rentan mengalami korsleting dan memicu kebakaran.
"Jangan tergiur dengan harga murah, utamakan kualitas dan keamanan. Pastikan semua peralatan listrik yang digunakan di rumah sudah ber-SNI," tegasnya.
Disdamkarmat Kota Palangka Raya juga mengajak masyarakat untuk tidak menunda perbaikan jika menemukan kerusakan pada instalasi listrik. Segera hubungi teknisi listrik yang kompeten untuk melakukan perbaikan.
"Jangan mencoba memperbaiki sendiri jika tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Kesalahan dalam perbaikan justru dapat memperburuk keadaan," katanya.
Gloriana mengingatkan masyarakat untuk selalu mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan. Kebiasaan membiarkan peralatan listrik tetap menyala dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting.
"Cabut colokan dari stop kontak jika peralatan listrik tidak digunakan dalam waktu yang lama, terutama saat akan tidur atau meninggalkan rumah," imbaunya.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan masyarakat Kota Palangka Raya dapat terhindar dari bahaya kebakaran akibat korsleting listrik.
"Kami siap memberikan bantuan dan informasi terkait pencegahan kebakaran kepada masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/R)









