BORNEONEWS, Jakarta - Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany memuji penampilan timnya yang meraih kemenangan ke-11 beruntun di semua kompetisi musim ini usai menaklukkan Borussia Dortmund 2-1 dalam pertandingan Liga Jerman di Allianz Arena, Sabtu 18 Oktober 2025.
Kemenangan tersebut sekaligus mempertahankan posisi Bayern di puncak klasemen Liga Jerman dengan 21 poin, unggul lima poin atas pesaing terdekat, RB Leipzig.
“Kredit untuk tim karena kami telah memenangi 11 pertandingan pertama, tapi tentu saja saya ingin memenangi 11 pertandingan berikutnya juga. Dan kemudian 11 pertandingan setelah itu,” kata Kompany seusai laga, dikutip dari laman resmi Bayern.
Pelatih asal Belgia itu juga memberikan apresiasi kepada Dortmund yang mampu memberikan perlawanan ketat pada babak kedua.
“Dortmund pantas diberi pujian. Mereka layak kembali ke permainan di babak kedua. Babak pertama dari kami hampir sempurna, sangat dominan kami seharusnya bisa mencetak dua atau tiga gol lagi,” ujarnya.
Bayern membuka keunggulan melalui gol Harry Kane pada menit ke-22, sebelum Michael Olise menggandakan keunggulan tim Bavaria itu melalui golnya pada menit ke-79. Dortmund hanya mampu mencetak satu gol balasan melalui gol Julian Brandt pada menit ke-84.
Kompany mengakui tempo permainan timnya sedikit menurun pada babak kedua, tetapi menilai Bayern tetap tampil solid.
“Kami bermain terlalu lambat dan kehilangan ritme sendiri. Tapi tanpa performa tim yang kompak, kami tidak akan bisa menang di laga seperti ini. Kami bertahan dengan baik dan tetap berbahaya, itu yang terpenting,” tambahnya.
Sementara itu, Kane, menilai kemenangan atas Dortmund menjadi bukti penting konsistensi tim menjaga momentum.
“Saya rasa ini salah satu pertandingan terbesar musim ini. Banyak yang dipertaruhkan, terutama momentum. Kami ingin terus mempertahankan tren ini dan memenangkan setiap pertandingan,” kata kapten tim nasional Inggris itu.
Setelah pertandingan melawan Dortmund, Bayern akan tampil di Liga Champions dengan menjamu klub Belgia, Brugge, Kamis (23/10/2025).
ANTARA
Rabiot dan Pulisic Absen Bela Milan hingga Jeda Internasional
BORNEONEWS, Jakarta - AC Milan akan kehilangan Adrien Rabiot dan Christian Pulisic hingga jeda internasional berikutnya, kata pelatih Massimiliano Allegri, Sabtu 18 Oktober 2025.
Gelandang asal Prancis, Rabiot dan penyerang tim nasional Amerika Serikat, Pulisic, sama-sama mengalami cedera saat memperkuat timnas masing-masing. Rabiot menderita cedera betis, sementara Pulisic mengalami masalah pada hamstring.
Allegri mengonfirmasi absennya kedua pemain tersebut dalam konferensi pers menjelang laga Milan melawan Fiorentina pada Minggu (19/10).
“Rabiot dan Pulisic sudah pasti absen, dan saya rasa kita tidak akan melihat mereka bermain lagi sebelum jeda internasional berikutnya. Pervis Estupinan mengalami masalah pada pergelangan kaki dan tidak akan tersedia besok,” kata Allegri dikutip dari laman resmi Milan.
“Christopher Nkunku merasakan nyeri di jempol kakinya, dan kami masih memantau kondisinya. Ardon Jashari absen, tapi Alexis Saelemaekers sudah bisa dimainkan,” lanjutnya.
Meski tidak berlaga di kompetisi Eropa pada musim ini, Milan akan menghadapi lima pertandingan Liga Italia hingga jeda internasional pertengahan November.
Rabiot dan Pulisic menjadi dua pemain penting bagi Milan di awal musim ini. Tim asuhan Allegri memulai akhir pekan dengan berada dua poin di belakang pemuncak klasemen sementara, AS Roma dan Napoli.
Pulisic telah mencetak enam gol dan mencatatkan dua assist di semua ajang musim ini, sementara Rabiot membentuk duet solid di lini tengah bersama gelandang veteran yang didatangkan pada musim panas, Luka Modric.
ANTARA









