BORNEONEWS, Palangka Raya - Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Palangka Raya.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan DBD secara aktif.
Riduan menjelaskan bahwa DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Penyakit ini dapat menyebabkan gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta ruam kulit. Dalam kasus yang parah, DBD dapat menyebabkan perdarahan dan bahkan kematian.
"Pencegahan DBD adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana, kita dapat memutus rantai penularan penyakit ini dan melindungi diri serta keluarga dari bahaya DBD," ujar Riduan, Minggu, 19 Oktober 2025.
Beberapa tips pencegahan DBD yang dibagikan oleh Riduan antara lain:
1. Menguras tempat penampungan air: Membersihkan bak mandi, vas bunga, atau wadah lain yang dapat menampung air secara rutin.
2. Menutup rapat tempat penampungan air: Mencegah nyamuk bertelur di air.
3. Mendaur ulang barang bekas: Menghilangkan potensi tempat perkembangbiakan nyamuk.
4. Menggunakan obat nyamuk: Mencegah gigitan nyamuk.
5. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk: Mengurangi populasi nyamuk di lingkungan sekitar.
Riduan juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala DBD.
"Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah komplikasi yang lebih serius," pungkasnya. (PATHUR/r)









