KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Palangka Raya memadati Gor Indoor Palangka Raya pada Minggu, 19 Oktober 2025, untuk ambil bagian dalam Turnamen Futsal dalam rangka Peringatan Hari Santri 2025.

Gelaran ini menjadi salah satu acara yang paling ditunggu, memadukan semangat olahraga dengan ciri khas nilai-nilai kesantrian.

Turnamen yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 13 tim futsal dari berbagai pesantren. Pertandingan dibuka dengan sistem setengah kompetisi, menjanjikan persaingan yang ketat namun tetap menjunjung tinggi semangat persaudaraan di antara para peserta.

Hal yang paling mencuri perhatian dari perhelatan ini adalah aturan unik yang wajib dipatuhi para peserta, dimana setiap santri diwajibkan mengenakan sarung saat bertanding. Aturan ini bukan sekadar pembeda, melainkan upaya nyata untuk menjaga dan menonjolkan ciri khas nilai kesantrian, memastikan identitas mereka tetap melekat meskipun sedang berkompetisi di lapangan.

Kasi PD Pontren Kemenag Kota Palangka Raya, Rahmat Fauzi, secara resmi membuka turnamen tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahim antarpondok pesantren di Palangka Raya.

Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Kota, H. Rahmat Fauzi saat membuka lomba futsal antar santri di GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya mengatakan bahwa lomba futsal itu bukan sekadar ajang mencari siapa yang menang atau siapa yang kalah. Lebih dari itu, lomba futsal tersebut adalah wadah untuk mempererat tali silaturahmi di antara para santri dari berbagai pondok pesantren se Kota Palangka Raya.

"Kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan persaudaraan yang kokoh di atas lapangan. Karena hakikat dari olahraga, terlebih dalam momentum Hari Santri ini, bukan terletak pada hasil akhir pertandingan, melainkan pada proses kita belajar menjunjung nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan kerja sama," ucapnya.

Sebagai partai pembuka, duel sengit antara Pontren Nurul Ihsan melawan Pontren Iqro langsung memanaskan suasana Gor Indoor. Pertandingan ini menjadi penanda dimulainya semangat perayaan Hari Santri, sekaligus menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta maupun penonton yang hadir.

Rangkaian turnamen ini akan mencapai puncaknya pada hari Senin besok dengan digelarnya babak gugur hingga partai final. Selain perebutan gelar juara futsal santri, acara juga akan diselingi dengan pertandingan futsal hiburan yang mempertemukan sesama ustaz atau pengurus Pontren se-Palangka Raya, menambah semarak peringatan Hari Santri tahun ini. (SABRIANOOR/H)