BORNEONEWS, Buntok - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menyakini, gonjang ganjing masalah di Ibu Kota Jakarta saat ini, terhadap penyelesaian kasus dugaan penisataan agama oleh Basuki Cahaya Purnama, tidak akan berpengaruh besar terhadap kokohnya kerukunan umat beragama di wilayahnya.
Katua FKUB Barito Selatan Arfin Jahabudin menuturkan, Barito Selatan merupakan kabupaten yang dihuni oleh penduduk majemuk atau terdapat warga yang beraneka ragam suku, ras, agama dan kepercayaan.
Selama ini, ungkap dia, masyarakat dibumi yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus itu tidak pernah terpengaruh berbagai kabar dan isu yang mengakibatkan munculnya konflik.
"Karena warga Bersel ini rata-rata punya kaitan keluarga antara satu dengan yang lainya," ujar Arfin
Ia menjelaskan, dari sejumlah masyarakat yang ada, tidak jarang ditemui, di dalam satu rumah itu terdapat beragam agama dan suku. Hal itu bisa terjadi disebabkan karena adanya perkawinan oleh warga setempat.
"Jadi kecil kemungkinan akan bisa terpengaruh dengan masalah orang lain. Karena, walau pun berbeda agama, mereka masih satu darah," imbuhnya.
Sementara ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Barsel KH Hamdani Masturi mengatakan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada kaum muslimin setempat agar tidak harus ikut ikutan menyelesaikan masalah Ahok.
"Semuanya sudah ditangani pihak berwajib. Jadi untuk kami di wilayah Barsel, berharap, masalah tersebut bisa cepat terselesaikan dengan jalan yang seadil adilnya " ucap ketua MUI singkat. (LAILY MANSYUR/m)








