BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya memperkuat ketahanan ekosistem hutan dan mendukung perlindungan habitat Harimau Sumatera, Tim Peneliti dari Prodi S2-S3 PSL USU bersama KPH Wilayah IX Aceh melaksanakan penanaman pohon produktif di sektor Ranto Sialang, Aceh Selatan.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 18 Oktober 2025, sebagai bagian dari orientasi lapangan pendahuluan kajian ekosistem.
Pohon-pohon yang ditanam dipilih secara khusus sebagai sumber pakan alami bagi satwa liar, dengan harapan dapat memperbaiki rantai makanan dan mendukung keberadaan Harimau Sumatera di kawasan tersebut. Penanaman ini menjadi bagian integral dari strategi konservasi yang berbasis ekologi dan sosial.
Kegiatan ini melibatkan Prof. Rahmawaty, PhD.; Prof. Dr. Abdul Rauf; Prof. Dr. Hamdani Harahap; serta mahasiswa S3 PSL USU, Irwandi. Mereka didampingi langsung oleh Pimpinan dan Staf KPH Wilayah IX Aceh, yang turut memberikan dukungan teknis dan logistik dalam pelaksanaan kegiatan.
"Selain penanaman, tim juga melakukan observasi lapangan untuk mengidentifikasi kondisi tutupan lahan dan potensi habitat satwa. Wilayah kajian mencakup Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Subulussalam, dan Aceh Singkil, yang dikenal sebagai kawasan penting dalam konservasi Harimau Sumatera," terang Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Minggu, 19 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan ilmiah dapat bersinergi dengan aksi lapangan untuk menghasilkan dampak positif bagi lingkungan. Penanaman pohon produktif juga diharapkan dapat menjadi model restorasi ekosistem yang dapat direplikasi di wilayah lain.
"Dengan keterlibatan aktif berbagai pihak, kegiatan ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas bersama seluruh elemen masyarakat dan akademisi," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/H)









