TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Barito Timur melalui Bidang Bina Marga memastikan bahwa jembatan di Desa Murutuwu, Desa Didi dan Desa Bangkirayen yang berkonstruksi kayu ulin dan sempat rusak kini telah selesai diperbaiki serta bisa kembali dilintasi dengan aman.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Barito Timur, Hewuyanto, menjelaskan bahwa perbaikan ketiga jembatan tersebut dilakukan secara cepat untuk memastikan akses transportasi masyarakat tidak terputus. 

“Jembatan di Desa Murutuwu yang kemarin dilaporkan rusak sudah selesai diperbaiki dan sudah bisa dilintasi. Begitu juga jembatan di RT 01 Desa Didi dan RT 02 Desa Bangkirayen, keduanya sekarang aman untuk dilewati,” katanya di Tamiang Layang, Senin, 20 Oktober 2025.

Hewuyanto menambahkan, meski sudah bisa digunakan, perbaikan yang dilakukan belum bersifat total karena ketiga jembatan tersebut telah diprogramkan untuk diganti dengan jembatan beton atau box culvert. 

“Untuk yang di Desa Didi sebenarnya sudah masuk perencanaan penggantian box culvert, namun karena adanya efisiensi anggaran, pelaksanaannya ditunda,” jelasnya.

Menurut Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Perkim berencana mengganti jembatan-jembatan dengan ukuran bentang enam meter ke bawah menggunakan konstruksi box culvert. 

“Rencana ke depan memang ke arah itu, supaya lebih kokoh dan berumur panjang. Tapi untuk saat ini yang terpenting masyarakat sudah bisa melintas dengan aman dan distribusi logistik kembali lancar,” ucapnya.

Pihaknya sengaja tidak menghabiskan seluruh anggaran pemeliharaan jembatan dalam satu waktu. Kebijakan tersebut dilakukan agar ada dana cadangan untuk perbaikan mendadak jika terjadi kerusakan lain yang tidak terduga. 

“Jadi kami memang menyisihkan sebagian anggaran untuk antisipasi. Kalau tiba-tiba ada jembatan lain yang rusak, kami bisa langsung tangani tanpa menunggu anggaran tambahan,” tuturnya.

Dengan rampungnya perbaikan sementara ini, masyarakat di tiga desa tersebut kini dapat kembali beraktivitas dengan lebih lancar.

Pemerintah daerah berharap perbaikan jangka panjang yang direncanakan ke depan dapat semakin meningkatkan keselamatan dan konektivitas antarwilayah di Barito Timur. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)