BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan, Supian, didampingi Plt Sekda Seruyan Bahrun Abbas mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui zoom meeting, Senin, 20 Oktober 2025
Dalam rapat tersebut, turut disampaikan perkembanganp Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu ke-3 Oktober 2025 di Kabupaten Seruyan yang tercatat sebesar 0,27 persen.
Beberapa komoditas yang memberikan andil terhadap pergerakan inflasi di Seruyan antara lain Cabai merah sebesar 0,3148,Daging ayam ras sebesar 0,8949, dan Telur ayam ras sebesar 0,0888.
Sementara itu, komoditas dengan fluktuasi harga tertinggi selama minggu berjalan adalah cabai rawit dengan angka 0,1297.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa belanja pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah merupakan salah satu mesin utama dalam menjaga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Pemerintah daerah didorong agar belanja dilakukan lebih cepat, tepat, dan transparan, di antaranya dengan mempercepat proses lelang, meminimalkan hambatan administratif, memperbaiki sistem e-katalog, serta menghindari penumpukan realisasi anggaran di akhir tahun.
Menteri Keuangan juga menekankan pentingnya percepatan belanja produktif agar dampak ekonomi dapat segera dirasakan masyarakat dan pelaku usaha.
Kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota, diminta menjaga agar pertumbuhan ekonomi daerah tetap berada di atas rata-rata nasional, yang pada triwulan II tahun 2025 tercatat sebesar 5,12 persen, sehingga target nasional sebesar 6 persen dapat tercapai. (FAHRUL/R)









