BORNEONEWS, Sampit – DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan Pulau Hanibung sebagai kawasan wisata unggulan. Dukungan ini tidak hanya fokus pada taman satwa, tetapi juga pembangunan destinasi pendukung seperti taman bunga dan taman budaya.
Ketua Komisi IV DPRD Kotim Mariani mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut. Salah satunya yaitu penyediaan tiga unit perahu wisata yang akan digunakan untuk menunjang aktivitas wisata di Pulau Hanibung.
“Memang sebelumnya saya sudah menyiapkan tiga perahu wisata, namun saat ini masih menunggu pelaksanaannya. Saya optimistis tahun ini pengembangan Pulau Hanibung sudah mulai berjalan, sehingga kami juga bersiap sebelum proyek tersebut selesai,” ujar Mariani, Selasa, 21 Oktober 2025.
Selain taman satwa, Mariani juga menyiapkan konsep Taman Bunga dan Taman Budaya yang berlokasi di wilayah Kandan. Taman budaya itu nantinya berupa panggung kesenian yang dapat digunakan oleh pelaku seni tari, pencak silat, dan pertunjukan budaya lainnya.
“Untuk saat ini kami masih menyiapkan bahan-bahan pendukung pembangunan wisata, khususnya taman bunga. Kami ingin kawasan ini menjadi daya tarik baru,” ucapnya.
Namun demikian, ia mengakui bahwa pengembangan wisata Pulau Hanibung yang berada di Kecamatan Kota Besi tersebut masih terkendala oleh infrastruktur jalan, khususnya di Desa Camba.
“Masalah utama sekarang ada di akses jalan. Kondisinya masih tanah merah, sebagian beraspal dan sebagian belum. Saya sudah menyampaikan kepada Bupati agar ada peningkatan jalan di kawasan itu karena wilayah tersebut menjadi jalur utama menuju Pulau Hanibung,” katanya.
Menurut Mariani, pengembangan Pulau Hanibung beserta kawasan pendukungnya diharapkan dapat menjadi magnet wisata baru di Kotim sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, terutama pelaku UMKM.
“Pemerintah daerah ibaratnya sudah memberikan ‘pancing’ lewat pengembangan wisata Pulau Hanibung. Harapannya, masyarakat bisa ikut bergerak, UMKM berkembang, dan wilayah sekitar menjadi lebih ramai,” tandasnya.
Sebagai informasi, pengembangan kawasan wisata Pulau Hanibung menjadi salah satu dari 14 program strategis Bupati Kotim 5 tahun ke depan. Saat ini Pemkab Kotim telah membentuk tim lintas OPD yang akan dikomando oleh Disbudpar untuk mewujudkan wisata tersebut. (DEWI PATMALASARI/j)









