PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Penandatanganan pakta integritas antara pemerintah daerah dan perusahaan perkebunan menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun Kalimantan Tengah. Kepala Dinas Perkebunan, Rizky Ramadhana Badjuri, menyampaikan hal ini dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD Sektor Perkebunan dan Kehutanan.

Rizky mengapresiasi kehadiran hampir seluruh direktur perusahaan perkebunan dalam rapat tersebut.

“Ini menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya hadir secara ekonomi, tetapi juga secara moral dan sosial,” kata Rizky pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Pakta integritas tersebut mencerminkan keseriusan kedua belah pihak dalam meningkatkan PAD dan memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap pembangunan daerah. Rizky menyebut bahwa sinergi ini harus dijaga dan ditingkatkan melalui komunikasi yang berkelanjutan.

Selain itu, Rizky menekankan pentingnya pelaksanaan CSR yang berdampak nyata. Ia menyampaikan arahan Gubernur agar forum diskusi lanjutan segera dibentuk untuk menyusun strategi pelaksanaan CSR yang lebih efektif dan terukur.

Terkait kewajiban plasma, Rizky menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaannya. Ia juga menegaskan bahwa perusahaan yang berdiri sebelum 2007 tetap memiliki tanggung jawab sosial meski tidak diwajibkan memenuhi ketentuan plasma.

Rizky menutup pernyataannya dengan harapan agar sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan pelaku usaha terus diperkuat.

“Komitmen hari ini adalah langkah penting antara pemerintah dan investor untuk bersama-sama membangun Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/j)