BORNEONEWS, Palangka Raya - Palm Oil Career Expo atau POCE 2025 resmi digelar di Tiara Convention Center (TCC) Medan, menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia unggul di sektor kelapa sawit. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Hai Sawit Indonesia dengan dukungan penuh dari Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP, menghadirkan berbagai program yang menjembatani pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan terkemuka.
POCE 2025 menyuguhkan rangkaian kegiatan seperti job fair, walk-in interview, company branding, dan talkshow karier yang melibatkan puluhan perusahaan sawit nasional dan internasional serta perguruan tinggi mitra. Ribuan mahasiswa tingkat akhir dari berbagai kampus di Medan turut hadir, bersama perwakilan pemerintah daerah seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Medan serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan, menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap pengembangan SDM sawit.
Direktur Hai Sawit Indonesia, Danang MRQ, menegaskan bahwa POCE hadir sebagai jembatan antara pencari kerja, perusahaan, dan perguruan tinggi.
“Kami berterima kasih kepada BPDP sebagai sponsor utama, serta seluruh perusahaan dan perguruan tinggi yang telah mendukung terselenggaranya POCE 2025. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam menemukan peluang karier terbaik, maupun bagi perusahaan dalam mendapatkan kandidat yang berkualitas,” ujarnya dalam rilis BPDP pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Sementara itu, Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menegaskan komitmen BPDP dalam mendukung pengembangan SDM sawit secara menyeluruh. Ia menjelaskan bahwa BPDP telah menyalurkan program Beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit dan pelatihan berbasis kompetensi yang menjangkau ribuan peserta di seluruh Indonesia.
"Program ini mencakup pendidikan vokasi, sarjana, pelatihan teknis, manajerial, kewirausahaan, hingga fasilitator daerah," kata Helmi.
Lebih lanjut, BPDP juga mendorong pengembangan Wirausaha UMKM Sawit sebagai peluang karier strategis, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kewirausahaan dan industri kreatif untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. POCE menjadi wadah konkret untuk memperkenalkan jalur karier baru yang berbasis inovasi dan keberlanjutan di sektor perkebunan kelapa sawit.
POCE 2025 diikuti oleh perusahaan-perusahaan terkemuka seperti PT Agrina Sawit Perdana, PTPN III (Persero), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, PT Tolan Tiga Indonesia (SIPEF Group), PT Evans Indonesia, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (CBI Group), IOI Group, PT Golden Land Gemilang, PT Mahkota Group Tbk, PT Dharma Agung Wijaya (DAW Group), PT Dinamika Lubsindo Utama, dan Minanga Group. Kehadiran mereka memperkuat eksistensi POCE sebagai platform strategis dalam membangun ekosistem SDM sawit yang kompeten dan berdaya saing global. (TESTI PRISCILLA/y)









