BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong melalui Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Aprianto menekankan pentingnya belajar pra sekolah.
"Pelaksanaan program wajib belajar pra sekolah menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat akses dan kualitas pendidikan anak usia dini," kata Aprianto, Selasa, 21 Oktober 2025.
Program ini adalah upaya kita untuk menyiapkan generasi yang siap belajar di sekolah dasar. Selain memberikan edukasi, guru juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar anak dengan pendekatan yang menyenangkan dan penuh kasih
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Gunung Mas Mimie Mariatie juga menyetujui pentingnya pendidikan pra sekolah sebagai fondasi awal pembentukan karakter dan kesiapan anak menuju jenjang pendidikan dasar.
"Usia 5–6 tahun merupakan masa emas perkembangan anak. Melalui program wajib belajar pra sekolah, kita ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Gunung Mas mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, bermain, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendidik,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program wajib belajar satu tahun pra sekolah tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga peran aktif guru PAUD, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan anak sejak dini.
"Guru-guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak. Karena itu, kita semua harus berkomitmen untuk bersama-sama menyukseskan program ini," tegasnya. (RISKA YULYANA/R)









