BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Ruas jalan lingkar kota Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, saat ini mengalami penyempitan, sehingga dikeluhkan oleh masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu arus lalu lintas, terutama ketika kendaraan berpapasan di jalur tersebut.
Penyempitan jalan yang dikenal sebagai salah satu akses utama menuju sentra pertanian itu disebabkan oleh semakin meningginya rerumputan di kedua sisi jalan.
“Penyempitan jalan ini jelas sangat mengganggu pengguna jalan, apalagi saat berpapasan dengan kendaraan lain. Jalan jadi terasa sempit karena banyak rumput yang menutupi sisi jalan,” ujar Harno, warga Kuala Pembuang, Selasa, 21 Oktober 2025
Ia berharap Dinas terkait dapat segera melakukan pembersihan pada ruas jalan tersebut agar tidak semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.
Menurutnya, kegiatan pemeliharaan dan pembersihan rutin perlu dilakukan agar jalan lingkar tetap nyaman dan aman untuk dilalui.
“Pembersihan seharusnya rutin dilakukan. Kalau dibiarkan seperti ini, lama-kelamaan jalan bisa semakin sempit dan sulit dilalui,” tambahnya.
Ruas jalan lingkar kota Kuala Pembuang merupakan jalur strategis yang menghubungkan pusat kota menuju Pelabuhan Teluk Segintung, sekaligus menjadi akses penting bagi masyarakat menuju kawasan pertanian dan perkebunan di sekitar wilayah tersebut. (FAHRUL/H)









