BORNEONEWS, Banjarmasin - Sebuah kapal klotok (mesin ces) angkutan yang tenggelam di Waduk Riam Kanan, Aranio, Kalimantan Selatan berhasil ditemukan pada Selasa, 21 Oktober 2025, setelah upaya penyelaman oleh tim Water Rescue.
Dari laporan tim Water Rescue setempat, insiden tenggelamnya klotok terjadi pada Minggu, 19 Oktober 2025. Kapal angkutan tersebut dilaporkan tersesat arus gelombang dari sebuah kapal wisata tepat saat hendak merapat ke dermaga atau tepian.
Meskipun kerugian material terjadi, seluruh penumpang dan awak kapal berhasil selamat, memastikan tidak ada korban dalam peristiwa nahas tersebut.
Tim Water Rescue yang bertugas memulai pergerakannya dari Posko Water Rescue Alalak Selatan pada pukul 08.00 Wita. Perjalanan menuju lokasi kejadian di Waduk Riam Kanan (Aranio) dilakukan untuk segera melaksanakan operasi penyelaman dan pengangkatan bangkai klotok yang berada di dasar waduk.
Setibanya di lokasi, tim penyelam langsung mempersiapkan peralatan dan strategi untuk mencari kapal yang tenggelam. Operasi penyelaman dimulai pada hari Selasa, 21 Oktober 2025. Dalam waktu yang relatif singkat, target pencarian berhasil diidentifikasi di dasar danau.
"Target didapatkan setelah dilakukan 30 menit penyelaman," ungkap salah satu penyelam.
Penemuan ini terjadi pada pukul 11.30 Wita. Klotok ditemukan di dasar waduk pada kedalaman yang diperkirakan mencapai 40 meter.
Dengan ditemukannya kapal klotok tersebut, operasi penyelamatan dan pencarian dinyatakan selesai. Fokus selanjutnya adalah upaya pengangkatan kapal dari kedalaman 40 meter. (SABRIANOOR/H)









