NANGA BULIK –

BORNEONEWS,  Palangka Raya - Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan pentingnya penguatan komitmen dari seluruh pemerintah daerah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Karhutla di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis, 16 Oktober 2025.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung  oleh gubernur kalimantan tengah, Agustiar Sabran dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, unsur Forkopimda, serta SOPD.

Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai strategi dan evaluasi terkait penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah.

Rizky menekankan keberhasilan penanganan Karhutla tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak saja.

"Penanganan Karhutla ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah daerah harus memiliki komitmen yang kuat, didukung dengan alokasi anggaran yang memadai serta program-program yang berkelanjutan," ujarnya, Selasa, 21 Oktober 2025

Rizky menyampaikan bahwa Lamandau siap untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

"Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, meningkatkan patroli di wilayah rawan Karhutla, serta memberdayakan masyarakat dalam upaya pencegahan," tambahnya.

Rizky juga menyoroti pentingnya penerapan regulasi terkait pengendalian kebakaran lahan. "Perda dan Pergub yang sudah ada harus ditegakkan secara konsisten. Ini adalah langkah penting untuk mencegah terjadinya Karhutla," tegasnya.

Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah poin penting, di antaranya adalah penguatan program rutin pengendalian Karhutla, dukungan berkelanjutan dari Pemprov Kalteng kepada kabupaten/kota, serta optimalisasi peran lembaga usaha melalui program CSR.

Dengan adanya komitmen yang kuat dari seluruh pihak diharapkan penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah dapat semakin efektif dan berkelanjutan. ( NATALIA KRISTIN)