BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamandau terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas, termasuk optik.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui visitasi ke Tempat Praktik Mandiri (TPM) Alfaesa Gallant Delta, yang dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025.
Tim dari Bidang Pembinaan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinkes Lamandau melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana, prasarana, dan peralatan optikal yang ada di Optik Bio.
Area pelayanan, ruang refraksi, ruang optisi, dan ruang lensa kontak menjadi fokus utama pemeriksaan untuk memastikan kesesuaian dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau, Rosmawati menjelaskan visitasi ini bertujuan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan mata yang berkualitas dan aman.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap fasilitas kesehatan, termasuk optik, memenuhi standar yang telah ditetapkan. Hal ini penting untuk melindungi masyarakat dari pelayanan yang tidak profesional atau berpotensi membahayakan," ujarnya, Selasa, 21 Oktober 2025
Rosmawati juga menambahkan bahwa visitasi ini merupakan bagian dari proses perizinan bagi tenaga kesehatan yang membuka praktik mandiri.
"Sebelum izin praktik diberikan, kami harus memastikan bahwa fasilitas dan tenaga kesehatan yang bersangkutan memenuhi semua persyaratan yang ada," tegasnya.
Optik termasuk dalam kategori kegiatan usaha dengan risiko menengah rendah, sehingga diwajibkan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Standar yang diperoleh melalui Sistem Online Single Submission (OSS).
Rosmawati berharap Optik Bio dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan, sehingga masyarakat Nanga Bulik dan sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan mata yang optimal.
"Harapannya Optik Bio terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat Nanga Bulik dapat memperoleh pelayanan kesehatan mata yang optimal," kata Rosmawati. (NATALIA KRISTIN/R)









