BORNEONEWS, Nanga Bulik - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamandau dan RSUD Gusti Abdul Gani (GAG) menjalin kerjasama untuk memberikan layanan bimbingan dan penguatan rohani bagi pasien dan staf rumah sakit.
Kesepakatan ini diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di RSUD GAG , Selasa, 21 Oktober 2025
Kepala Kemenag Lamandau, Mulyono menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan upaya untuk menghadirkan dimensi spiritual dalam pelayanan kesehatan.
"Kami ingin memastikan pasien dan tenaga kesehatan di RSUD tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki ketenangan batin dan kekuatan mental dalam menghadapi tantangan," ujarnya, Selasa, 21 Oktober 2025
Kemenag juga akan menyelenggarakan kegiatan keagamaan secara berkala di lingkungan rumah sakit, seperti ceramah, doa bersama, dan peringatan hari-hari besar keagamaan. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana yang religius dan menenangkan di rumah sakit.
Mulyono menambahkan bahwa kerjasama ini juga merupakan wujud komitmen Kemenag Lamandau dalam mendukung program pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Kesehatan spiritual adalah bagian yang tak terpisahkan dari kesehatan secara keseluruhan," tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD GAG, dr. Mardoni Setiawan menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pelayanan rohani merupakan bagian penting dari proses penyembuhan yang holistik.
"Kami percaya bahwa kondisi spiritual yang baik dapat mempercepat pemulihan pasien dan meningkatkan kualitas hidup tenaga kesehatan," katanya.
Dalam kerjasama ini, Kemenag Lamandau akan menyediakan tenaga ahli yang kompeten di bidang agama untuk memberikan bimbingan spiritual, konseling, dan pendampingan bagi pasien dan staf RSUD GAG. Layanan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dan keyakinan masing-masing individu.
Mardoni berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain di Kabupaten Lamandau untuk berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan publik.
"Dengan bersinergi, kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih komprehensif kepada masyarakat," pungkasnya. (NATALIA KRISTIN)









